Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Tuesday, December 13, 2016
Program LPPI tahun 2017 didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan...
KIPRAH
Friday, August 19, 2016
Dalam sambutannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17...
LIPUTAN KEGIATAN
Monday, March 27, 2017
Selama satu hari, tanggal 27 Maret 2017, dua BPR yaitu...
Friday, March 24, 2017
Sebanyak 30 orang pegawai BPR dari 12 BPR berbagai daerah...
Wednesday, March 22, 2017
Penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis guna memperoleh pendapatan yang positif...
Wednesday, August 31, 2016
Seiring dengan pelaksanaan pelatihan dasar-dasar audit dan audit teknologi informasi...
 
Soal BPJS Syariah, MUI Yakin Keputusan Sidang NU Sama
Tuesday, August 4, 2015 | Admin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap menunggu keputusan Nahdatul Ulama (NU) seputar keputusan BPJS Kesehataan. Meski keputusan NU menghembuskan kabar baik seputar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, MUI yakin keputusan tersebut tidak akan jauh berbeda dengan MUI.

"Baru kemarin dibahas di komisi, hari ini baru mau diplenoin," ujar Adiwarman Karim selaku anggota Dewan Syariah Nasional MUI saat dihubungi Republika, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, meski keputusan sidang komisi Bahatsul Masail Waqiiyah (masalah kekinian) di arena Muktamar ke-33 NU memberikan tanda positif bagi BPJS Kesehatan karena konsep Syirkah Taawwun, tetap saja diajukan syarat-syarat untuk menerapkannya di masyarakat. Hal ini menurut Adiwarman tidak akan jauh berbeda dengan syarat-syarat yang diajukan MUI kepada BPJS Kesehatan.

Ia menegaskan, BPJS Kesehatan saat ini masih butuh perbaikan dibeberapa tempat agar bisa lebih maksimal. NU juga menungkapkan hal sama pada sidang komisi Bahtsul Masail pada Muktamar ke-33 di Jombang, Senin (3/8). 

"Bahasanya aja beda,kalau kita sih tidak sesuai syariah, kalau di sana sesuai syariah dengan syarat tertentu. Ada hal-hal yang perlu disempurnakan dalam praktik BPJS," kata anggota DSN MUI ini.

Jika MUI menuntut dua syarat agat BPJS dapat berjalan secara syariah dengan memperhatikan proteksi dan investasinya. NU merekomendasikan tiga hal, tidak ada pemaksaan, status peserta harus terus diperbarui, dan manfaat gotong royong untuk saling membantu.

 

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/15/08/04/nsjr55349-soal-bpjs-syariah-mui-yakin-keputusan-sidang-nu-sama

 

Comment(s)
No Comment

Reply
Name*
Email
Comment*
Confirmation*
Enter code above :

If you can't read code, click
  
*Field Required