Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Tuesday, December 13, 2016
Program LPPI tahun 2017 didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan...
KIPRAH
Friday, August 19, 2016
Dalam sambutannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17...
LIPUTAN KEGIATAN
Monday, March 27, 2017
Selama satu hari, tanggal 27 Maret 2017, dua BPR yaitu...
Friday, March 24, 2017
Sebanyak 30 orang pegawai BPR dari 12 BPR berbagai daerah...
Wednesday, March 22, 2017
Penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis guna memperoleh pendapatan yang positif...
Wednesday, August 31, 2016
Seiring dengan pelaksanaan pelatihan dasar-dasar audit dan audit teknologi informasi...
 
OJK: Ini Pilar Penting Antisipasi Krisis Industri Keuangan
Friday, July 22, 2016 | Admin

Bisnis.com, JAKARTA--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan ada tiga pilar penting yang harus diperhatikan industri keuangan untuk tetap bertahan di tengah krisis keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Dharmansyah Hadad mengungkapkan bahwa krisis ekonomi bisa datang kapan saja tanpa diduga. Menurutnya, pilar pertama yang harus dimiliki industri keuangan yakni membangun kekuatan sendiri. 

"Kita harus membangun industri keuangan yang memilik daya tahan. Kita ingin industri keuangan bisa tumbuh dan berkembang dengan menggunakan oksigen-oksigen baru," ungkapnya dalam seminar OJK-Building a Trusted Industry, Jumat (22/7/2016).

Selain memiliki kekuatan modal, kata Muliaman, pengelola industri keuangan harus bisa memunculkan trust (kepercayaan) kepada masyarakat. Sebagai pengawas, OJK pun akan menerapkan prinsip kehati-hatian kepada industri keuangan.

Adapun pilar kedua yakni menjadi industri keuangan yang kontributif dengan menciptakan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi yang memadai dan memberi ruang untuk berkembang khususnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pilar ketiga yakni memperluas akses keuangan. Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki ribuan pulau, akan tetapi kondisi ekonomi hanya berpusat di Jawa. Muliaman menilai pemerataan ekonomi baik di Sumatra dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) sangat penting.

OJK menilai literasi keuangan saat ini masih sangat rendah, terutama di luar Pulau Jawa. Dia mengatakan kondisi tersebut menjadi tanggung jawab otoritas dan industri keuangan untuk mendorong literasi sampai ke desa-desa.

Sumber: 
http://finansial.bisnis.com/read/20160722/90/568304/ojk-ini-pilar-penting-antisipasi-krisis-industri-keuangan

 

Comment(s)
No Comment

Reply
Name*
Email
Comment*
Confirmation*
Enter code above :

If you can't read code, click
  
*Field Required