Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Tuesday, December 13, 2016
Program LPPI tahun 2017 didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan...
KIPRAH
Friday, August 19, 2016
Dalam sambutannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17...
LIPUTAN KEGIATAN
Monday, March 27, 2017
Selama satu hari, tanggal 27 Maret 2017, dua BPR yaitu...
Friday, March 24, 2017
Sebanyak 30 orang pegawai BPR dari 12 BPR berbagai daerah...
Wednesday, March 22, 2017
Penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis guna memperoleh pendapatan yang positif...
Wednesday, August 31, 2016
Seiring dengan pelaksanaan pelatihan dasar-dasar audit dan audit teknologi informasi...
 
DARI KAMI
Babak Baru Perubahan

Assalamualaikum wr.wb. Salam sejahtera bagi kita semua.

Memasuki tahun penanggalan baru, saya mewakili LPPI mengucapkan Selamat Tahun Baru 2014. Semoga membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua.

Sebagai lembaga pendidikan dan pengembangan perbankan dan jasa keuangan, LPPI memasuki babak baru pada tahun 2014. Perubahan yang terjadi di Bank Indonesia dan beroperasinya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang secara resmi mengambil alih proses perijinan, pendirian, pengawasan, dan penutupan bank, membuat LPPI harus mengembangkan dirinya sesuai dengan perubahan tersebut.

Sektor pasar modal, asuransi, dana pensiun, pegadaian, dan jasa keuangan lainnya menjadi subjek LPPI disamping sektor perbankan yang selama ini menjadi fokus utama LPPI. Hal ini sempat disinggung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Bapak Muliaman D. Hadad pada seminar terakhir yang diadakan oleh LPPI, 9 Desember lalu. Beliau secara khusus mengajak LPPI untuk turut menjadi mitra dalam sosialisasi pasar modal dan pemanfaatan pembiayaan pasar modal. Bukan hanya pasar modal konvensional tapi juga pasar modal syariah.

Tentunya, ajakan ini sejalan dengan misi LPPI dan menjadi salah satu target OJK yakni meningkatkan pengetahuan seluruh masyarakat di Indonesia tentang produk keuangan dan pemanfaatannya. Hasil temuan OJK menunjukkan bahwa hanya 4% dari 8.000 responden penelitian yang dilakukan OJK yang mengaku memahami pasar modal dan hanya 1% masyarakat Indonesia yang benar-benar memanfaatkan keberadaan pasar modal.

Untuk produk syariah pasar modal, OJK berharap pasar modal syariah bisa menjadi salah satu pilar pembangunan nasional. Ini didukung dengan adanya kebijakan yang dapat memberikan kepastian dan kejelasan hukum semisal aspek perpajakan atas produk syariah yang ada di pasar modal. Pemanfaatan sumber pembiayaan dari produk syariah di pasar modal diharapkan dapat juga memperkuat industri pasar modal syariah

Ajakan Pak Muliaman tersebut perlu dijawab dengan langkah nyata dalam bentuk meningkatkan aktivitas diklat, konsultasi, penelitian baik untuk sektor perbankan dan industri jasa keuangan non bank serta infrastruktur pendukung seperti kampus dan wisma.

LPPI telah menyiapkan segala sumber dayanya untuk mendukung pencapaian tersebut. Pertama, penguatan organization development yang terus dilakukan sebagai kelanjutan tahun-tahun sebelumnya dalam bentuk capable organization khususnya di bidang human resource management (HRM) dan good corporate governance (GCG). Kedua, LPPI melakukan penetrasi untuk product development for bank and non bank institutions dalam bentuk menetapkan standar kualitas yang baik dalam menyediakan produk dan jasa training, konsultasi, penelitian, wisma, dan kampus. Ketiga, performance development dengan membuka hubungan-hubungan baru dengan para stakeholders serta tetap secara konsisten melakukan quality assurance dan berpedoman pada standar ISO untuk setiap produk diklat, jasa dan produk lain yang akan dikeluarkan oleh LPPI.

Produk diklat LPPI telah kami tuangkan dalam buku program pendidikan pelatihan pengembangan perbankan 2014 yang berisi berbagai program pendidikan pelatihan perbankan dan lembaga keuangan indonesia tahun 2014. Tujuannya adalah untuk menjembatani kebutuhan masyarakat industri perbankan dan keuangan terhadap program pendidikan pelatihan yang diperlukan.

Buku program pendidikan pelatihan pengembangan ini kami bagi dalam empat kategori, yakni program perbankan, lembaga jasa keuangan, Bank Perkreditan Rakyat, dan Syariah.  Untuk lembaga jasa keuangan atau non-bank financial institution academy, kami memiliki 15 program diklat untuk asuransi, dana pensiun, reksadana, dan pembiayaan non bank. Buku program tersebut dapat diakses secara cuma-cuma oleh para mitra LPPI.  

Kesiapan di tahun 2014 ini diharapkan menjadi modal kami dalam mewujudkan visi organisasi yakni menjadi lembaga pengembangan perbankan dan jasa keuangan yang terpercaya dan terkemuka di ASEAN. Kesiapan kami juga semoga menjadi modal bagi kami memasuki komunitas masyarakat ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community) tahun 2015. Dan yang paling penting adalah memberi manfaat dan nilai tambah bagi mitra-mitra kami yang selama ini mendukung kemajuan LPPI. Terimakasih.

 

Wassalam.

Dr. Hartadi A. Sarwono
Direktur Utama LPPI