Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Tuesday, December 13, 2016
Program LPPI tahun 2017 didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan...
KIPRAH
Friday, August 19, 2016
Dalam sambutannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17...
LIPUTAN KEGIATAN
Monday, March 27, 2017
Selama satu hari, tanggal 27 Maret 2017, dua BPR yaitu...
Friday, March 24, 2017
Sebanyak 30 orang pegawai BPR dari 12 BPR berbagai daerah...
Wednesday, March 22, 2017
Penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis guna memperoleh pendapatan yang positif...
Wednesday, August 31, 2016
Seiring dengan pelaksanaan pelatihan dasar-dasar audit dan audit teknologi informasi...
 
DARI KAMI
Sertifikasi Kompetensi Bankir

Dalam jangka waktu yang semakin dekat Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya akan segera memasuki komunitas Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community – AEC) pada tahun 2015. Keterbukaan antarnegara ASEAN akan semakin lebar dan peluang meningkatnya persaingan bisnis antarnegara ASEAN di berbagai sektor, tak terkecuali perbankan, akan semakin tinggi.

Menghadapi hal ini, khususnya kesiapan menghadapi persaingan di level ASEAN, asosiasi perbankan, Bank Indonesia, dan pemerintah - dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi - memandang bahwa peningkatan kompetensi kerja SDM perbankan untuk mengembangkan dan menjaga bisnis perbankan menjadi isu penting. Untuk itu, diperlukan standardisasi kompetensi profesi bankir agar eksistensi bankir lokal dan kelangsungan bank-bank lokal Indonesia dapat bersaing dan siap menghadapi ASEAN Banking Integration Framework (ABIF) tahun 2020.

Kompetensi kerja merupakan kemampuan kerja seseorang yang mencakup aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan atau keahlian (skills), dan sikap kerja (attitude) yang sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan. Dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, pengakuan kompetensi kerja dilakukan melalui uji sertifikasi kompetensi kerja berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Untuk perbankan, pelaksanaan kegiatan sertifikasi profesi perbankan dipegang oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP). Sertifikasi kompetensi kerja bankir dilaksanakan dan dikembangkan berdasarkan standar kompetensi profesi perbankan di Indonesia yang telah dibahas oleh Ikatan Bankir Indonesia. Penyusunan standar tersebut mengacu pada praktik-praktik terbaik (best practices) baik dalam proses kerja perbankan nasional maupun internasional yang menjadi tolok ukur dan jaminan kualitas atas keberhasilan operasional bank.

Dengan adanya SKKNI, diharapkan peluang tenaga kerja Indonesia untuk berkiprah di dunia kerja baik skala regional maupun internasional akan meningkat. Selain itu, SKKNI ini diharapkan akan berfungsi sebagai penyaring bagi masuknya tenaga kerja asing di Indonesia sebab setiap bankir yang ingin bekerja di Indonesia harus melalui uji sertifikasi dan lulus ujian tersebut.

Dalam hal ini, LPPI sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan perbankan turut mendukung untuk mencapai target tersebut. Apalagi LPPI mempunyai misi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perbankan dan jasa keuangan melalui pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap (knowledge, skills, attitude). Peranan LPPI dalam mendukung program sertifikasi bankir ini dilaksanakan melalui penyelenggaraan program-program diklat terkait sertifikasi perbankan. LPPI memberikan kemudahan bagi peserta diklat untuk mengikuti uji sertifikasi tersebut dan bahkan LPPI telah memasukkan materi khusus pembekalan untuk mengikuti ujian sertifikasi tersebut pada beberapa program diklat LPPI. Di antara program-program tersebut ialah Uji Sertifikasi General Banking Level III bagi peserta diklat SESPIBANK® dan General Banking Level II bagi peserta diklat PINCAB. Dalam menyusun kurikulum program pembekalan untuk uji sertifikasi General Banking ini LPPI telah mengadopsi standar kompetensi sesuai dengan SKKNI.

Untuk memudahkan lembaga perbankan dalam memberikan pendidikan kepada para bankirnya, semua program diklat LPPI dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bank baik dari segi waktu maupun lokasi selama tidak mengurangi esensi pelatihan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar tiga aspek kompetensi, yakni knowledge, skills, dan attitude diperoleh peserta diklat.

 

Wassalam.

I. Supomo
Direktur LPPI

Konten terkait: 

  1. Uji Sertifikasi General Banking Level III bagi peserta diklat SESPIBANK®
  2. Diklat General Banking