Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


General Banking Academy

Retail Banking Academy

Consumer Banking Academy

International Banking Academy

Treasury Banking Academy

Investment Banking Academy

Risk Management Academy

Service, Selling & Marketing Academy

Plan, Audit, Information Technology & Accounting Academy

Central Bank & Supervision Academy

Human Resource Development and Leadership Academy

MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL

ESENSI PROGRAM

Survei yang dilakukan RMA/IDA/BBA mengungkapkan bahwa 70% bank responden mengatakan bahwa risiko operasional bahkan lebih berbahaya dibandingkan dengan risiko pasar dan risiko kredit. Di Indonesia, survei yang dikembangkan oleh Bank Indonesia juga mengungkapkan gejala yang hampir mirip dengan mengatakan bahwa penyebab utama kejatuhan bank-bank di Indonesia sangat disumbangkan oleh risiko operasional.  Bank perlu mengembangkan pendekatan-pendekatan yang lebih komprehensif agar bank dapat meminimalkan risiko yang tidak perlu.Bank perlu memetakan risiko operasional berdasarkan penyebab (proses internal, sistem, sumber daya manusia, dan kejadian eksternal), sehingga memudahkan bank untuk mengembangkan mitigasinya.

 

MANFAAT

Setelah mengikuti program pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengidentifikasi ragam risiko yang mungkin timbul dalam setiap aktivitas dan mengembangkan metode mitigasinya.

 

ESENSI MATERI

Materi yang dibahas mencakup proses manajemen risiko operasional, kerangka manajemen operasional dan model-model pengukuran risiko operasional, di antaranya loss distribution approach, risk driver and control (scorecard) approach dan advance measurement approach.

 

METODE

Program dilaksanakan secara klasikal dengan kombinasi metode ceramah, diskusi dan pembahasan kasus.

 

PESERTA YANG DISARANKAN

Pelatihan ini sangat tepat bagi manajer menengah yang mengelola berbagai aktivitas operasional bank.

 

FASILITATOR

Fasilitator terdiri atas bankir yang menguasai bidangnya secara konseptual dan praktikal.

 

DURASI

Program dilaksanakan 2 (dua) hari secara intensif.