Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


Overview

PKPKM

Pada tahun 1989, LPPI bekerjasama dengan beberapa lembaga dalam dan luar negeri melakukan penelitian terapan untuk mengembangkan model pembiayaan yang sustainable kepada rumah tangga miskin di pedesaan Indonesia. Hasil penelitian ini kemudian diwujudkan dengan membentuk lembaga keuangan mikro yang khusus bergerak membantu penyediaan dana kepada kaum miskin atas dasar pertimbangan bisnis dan bukan atas dasar bantuan sosial atau charity basis. Lembaga ini dikenal sebagai Karya Usaha Mandiri atau disingkat KUM yang secara resmi berdiri di Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Lembaga Karya Usaha Mandiri telah berkembang dari hanya satu unit usaha pada saat pendiriannya pada tahun 1989, saat ini telah berkembang menjadi 1(satu) Kantor Pusat yang mempunyai 4 Kantor Cabang (per November 2010) dengan jumlah debitur yang dilayani sebanyak 13.629 orang.

Total Pinjaman Kumulatif yang diberikan mencapai Rp. 39,9 Milyar dengan tingkat kemacetan (delinquency rate) kurang dari 1% atau tepatnya 0.7%. Lebih lanjut, menurut penelitian Christina (1992), Syukur (1993), IBI (1998) dan Murtadho (2007) menyimpulkan bahwa debitur KUM telah mengalami kemajuan yang terbukti secara statistik dengan tingkat kepercayaan minimal 95%. Beberapa kemajuan yang dicapai debitur KUM antara lain sebagai berikut:

  1. Perbaikan dalam konsumsi pangan, perbaikan pakaian, peningkatan pendidikan (Christina)
  2. Penambahan aset rumah tangga, renovasi rumah dan peningkatan pendapatan (Syukur)
  3. Peningkatan aset antara sebelum dan sesudah menjadi debitur KUM (IBI)
  4. Hubungan yang positif antara status sebagai debitur KUM dengan pemandirian ekonomi produktif perempuan keluarga.

 

Untuk lebih lengkapnya, silahkan klik website Koperasi Karya Usaha Mandiri disini.


Lainnya :