Profil Direksi

Mirza Adityaswara, SE, M.App. Fin.

Direktur Utama

Lahir di Surabaya pada 1965. Gelar Sarjana Ekonomi diraih dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Master of Applied Finance dari Macquarie University, Sydney, Australia. Mengawali karir sebagai Dealer di Bank Sumitomo Niaga pada tahun 1989. Sejak tahun 2002 hingga Oktober 2005, Mirza adityaswara menjabat sebagai Director, Head of Securities Trading & Research, Bahana Securities, kemudian pada November di tahun yang sama diminta menjadi Director, Head of Equity Research & Bank Analysis di Credit Suisse Securities Indonesia. Selama kurun waktu 2008–2010, Mirza adityaswara menjabat sebagai Managing Director, Head of Capital Market, Mandiri Sekuritas, sekaligus sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri Group. Sebelum diangkat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza adityaswara menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan sejak april 2012 ditugaskan sebagai Kepala Eksekutif LPS sekaligus Dewan Komisioner. Selanjutnya, sesuai dengan Keputusan Presiden RI No.113/P tahun 2013 tanggal 30 September 2013, Mirza adityaswara diambil sumpahnya sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2013 untuk masa jabatan 2013-2014. Jabatan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tersebut diperpanjang berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 62/P tahun 2014 untuk periode 2014-2019. Kemudian, di tahun 2015, melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 61/P tahun 2015 tanggal 23 Juli 2015, Mirza Adityaswara diberikan amanah sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Ex-Officio dari Bank Indonesia, sampai dengan tahun 2019. Resmi menjadi Direktur Utama LPPI sejak 3 Februari 2020.

Mulya Effendi Siregar, PhD

Direktur

Meraih gelar Doctor of Philosophy Consumer Economics dari Ohio State University, Amerika Serikat pada tahun 1998. Berpengalaman selama kurang lebih 30 tahun di Bank Indonesia di bidang riset dan studi Perbankan termasuk Perbankan Syariah. Pada bulan Mei 2013 diangkat sebagai Asisten Gubernur yang merupakan jabatan karier tertinggi di Bank Indonesia. Sejak 31 Desember 2013 bergabung dengan Otoritas Jasa Keuangan sebagai Deputi Komisioner yang mengawasi tiga departemen yaitu Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan (DPNP), Departemen Perbankan Syariah (DPbS), Departemen Perizinan dan Informasi Perbankan (DPIP). Sebelum pensiun dari OJK, ia ditunjuk oleh Presiden untuk menjadi ketua Panitia Seleksi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada November 2016 – Maret 2017. Sejak 10 April 2017 sesuai RUPS Bank Syariah Mandiri ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Syariah Mandiri. Menjabat sebagai  Direktur LPPI sejak Juni 2019, dan pada 1 Januari 2020 Beliau mendapatkan penugasan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama LPPI.

Dr. Krisna Wijaya, MM

Direktur

Menyelesaikan studi S-3 program Doktoral pada bidang Program Studi antar Bidang, Universitas  Gajah  Mada   pada   tahun  2009  dengan predikat Cum Laude. Berbagai pengalaman di bidang Industri perbankan dan jasa keuangan antara lain sebagai  Direktur Operasional BRI (2000-2003) dan Direktur Bisnis Mikro dan Ritel BRI (2003-2005), mendapat tugas dari Pemerintah sebagai Kepala Eksekutif (CEO) Lembaga Penjamin Simpanan/LPS (2005-2007), lalu sebagai Komisaris PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2008-2010), Komisaris Independen PT Bank Mandiri Tbk (2010-2015), Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Republik Indonesia (2003-2004), Anggota Tim Pengarah Forum Stabilitas Sistem Keuangan, Departemen Keuangan RI (2007). Saat ini beliau menjabat Komisaris Utama BNI Life sejak 2015 dan Direktur LPPI sejak tahun 2014 serta aktif sebagai Dosen untuk program magister pada beberapa perguruan tinggi.

Ir. Edy Setiadi, MSc

Direktur

Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia. S2 dari Ohio State University USA  di bidang Keuangan Pedesaan (Rural Finance). Berpengalaman selama 25 thn di BI sebagai peneliti ekonomi, ahli di bidang SDM dan manajemen strategi serta bidang perbankan dan perkreditan. Terakhir menjabat di Otoritas Jasa Keuangan RI sebagai Deputi Komisioner Industri Keuangan Non Bank dan Komisaris Independen di BMI.