Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


JADWAL DIKLAT
Tuesday, December 13, 2016
Program LPPI tahun 2017 didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan...
KIPRAH
Friday, August 19, 2016
Dalam sambutannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17...
LIPUTAN KEGIATAN
Monday, March 27, 2017
Selama satu hari, tanggal 27 Maret 2017, dua BPR yaitu...
Friday, March 24, 2017
Sebanyak 30 orang pegawai BPR dari 12 BPR berbagai daerah...
Wednesday, March 22, 2017
Penyaluran kredit merupakan aktivitas bisnis guna memperoleh pendapatan yang positif...
Wednesday, August 31, 2016
Seiring dengan pelaksanaan pelatihan dasar-dasar audit dan audit teknologi informasi...
 
Dari Redaksi
Saturday, April 16, 2016 | Admin

Pembaca yang budiman,

Dunia selalu bergerak, bahkan ke arah yang tidak pernah disangka-sangka. Masa depan memang sesuatu yang tidak bisa diprediksi. Seperti juga ketika saat ini, takkala perekonomian Indonesia, lambat tapi pasti mulai berada di bawah ‘cengkeraman’ China. Maraknya barang-barang dan juga dana-dana dari Negeri Naga tersebut, menjadi pertanda betapa ekonomi Indonesia tampak tak berdaya di hadapan China. Bahkan kemesraan pemerintahan saat ini dengan China makin menjadi indikator bahwa subordinasi itu kentara.

Sejak 2010, sejatinya perekonomian Indonesia sudah bisa menyadari bahwa ekonomi China tengah merintis untuk makin melebarkan sayapnya terutama di ASEAN ketika diberlakukan Perjanjian Perdagangan Bebas China-ASEAN (Asean-Cina Free Trade Agreement/ACFTA). Mulai saat itu barang-barang China mulai dari peniti hingga mesin modal membanjiri pasar Indonesia karena bea masuknya hanya 0 persen.

Belakangan ini kekhawatiran itu makin menjadi ketika pemerintah Indonesia saat ini sangat mesra menggandeng China. Bahkan pinjaman dari Negara Tirai Bambu itu bak aliran air yang tak terbendung pada proyek-proyek infrastruktur.

Meski begitu, ada bom waktu yang mengancam perekonomian Indonesia terkait kecenderungan maraknya barang-barang dan juga dana-dana dari China. Saat ini saja di beberapa daerah telah mengeluhkan adanya ribuan pekerja China yang mulai muncul pada proyek-proyek tertentu. Belum lagi dengan makin maraknya barang-barang China.

Nah, Majalah Stabilitas akan membahas mengenai fenomena tersebut di dalam laporan utama. Pada tulisan awal kami akan kupas fenomena merebaknya pengaruh perekonomian China, tidak hanya di Indonesia tapi juga di Amerika dan mungkin di beberapa negara lain. Bagaimana China melakukan strategi menebarkan pengaruh ekonominya ke dunia sejak negara itu mencapai booming ekonomi, menjadi pembahasan yang utama dalam tulisan itu.

Tulisan selanjutnya akan menelaah strategi China dalam mendominasi perekonomian Indonesia dengan memberikan dana-dana pinjaman untuk proyek-proyek besar dan juga dukungan-dukungan ekonomi lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan tulisan yang mengupas praktik-praktik kerjasama B2B antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan China akhir-akhir ini. Dalam bagian ini, juga dibahas mulai merebaknya produk otomotif China di pasar Indonesia seperti produk-produk Geely, Chery, Foton, dan FAW.

Kami juga akan mengupas ketentuan-ketentuan yang makin melancarkan produk-produk dan jasa-saja China masuk ke pasar Indonesia, mulai dari ASEAN-Cina Free Trade Agreement/ACFTA sampai paket kebijakan X pemerintahan Jokowi.

Dalam edisi ini kami juga akan memulai kembali menghadirkan rubrik riset yang sebelumnya ada namun sempat menghilang. Pada edisi ini riset tersebut mengupas kondisi riil pengaruh ekonomi China pada perekonomian Indonesia. Dalam edisi ini pula kami mengumumkan telah merekrut kontributor luar negeri.

Kami harapkan terobosan-terobosan tersebut akan makin membuat majalah ini memberi inspirasi kepada Anda, pembaca setia kami dalam menjalani bisnis dengan tidak melupakan pengelolaan risiko.

Selamat membaca.     

 

Informasi Berlangganan:

Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI)
Jl. Kemang Raya No. 35
Jakarta Selatan 12730
Telp: 021 – 7182860, 7182760
Fax: 021 – 7182760
Email: redaksi@stabilitas.co.id
iklan@stabilitas.co.idsirkulasi@stabilitas.co.id
Website: www.stabilitas.co.id                                                                        

 
Artikel Lainnya:

Comment(s)
No Comment

Reply
Name*
Email
Comment*
Confirmation*
Enter code above :

If you can't read code, click
  
*Field Required