Home Tentang Kami Hubungi Kami Links FAQ Forum
Follow Us


Overview

PKPKM

Sejak awal berdirinya LPPI sampai dengan saat ini, LPPI selalu fokus dan aktif dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia industri perbankan sesuai tuntutan kompetensi yang diperlukan oleh dunia perbankan.  

Tuntutan lingkungan, arah perkembangan usaha sektor riil maupun keuangan mikro dan peran strategis yang ingin dicapai pada level regional mengharuskan LPPI mengubah strategi organisasinya. Perubahan strategi organisasi telah melahirkan lembaga atau divisi baru yang dikenal sebagai Pusat Kajian dan Pengembangan Keuangan Mikro (PKPKM).

Fokus PKPKM melayani kebutuhan industri keuangan mikro. PKPKM melayani pendidikan dan pelatihan micro banking academy, penelitian, konsultasi dan layanan bantuan teknis lainnya secara lebih fokus dan terintegrasi sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih baik kepada para stake holders dalam industri lembaga keuangan mikro.  

Layanan Utama:

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan dibidang keuangan mikro.
  2. Menyelenggarakan jasa konsultasi pengembangan usaha keuangan mikro.
  3. Menyelenggarakan layanan penelitian model keberhasilan usaha keuangan mikro.
  4. Menyelenggarakan jasa penilaian kesehatan atau rating lembaga keuangan mikro.
  5. Menyelenggarakan layanan sebagai mitra kerja dalam rangka mendapatkan akses dana pengembangan usaha keuangan mikro dari pusat keuangan dalam maupun luar negeri.


PKPKM berupaya agar lapisan masyarakat terbesar dapat menjangkau dan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pembiayaan dari perbankan atau jasa keuangan. Upaya ini berupa memberikan informasi dan pelayanan kepada semua pihak yang berkeinginan untuk mengembangkan keuangan mikro baik dalam maupun luar negeri.

Ruang lingkup kegiatan meliputi:

  1. Kajian/penelitian keuangan mikro untuk menggali berbagai praktek keuangan mikro.
  2. Pelatihan keuangan mikro untuk mengembangkan kurikulum dan materi terkait dengan pelatihan calon/praktisi pembiayaan keuangan mikro.
  3. Konsultasi keuangan mikro untuk membangun pusat konsultasi pembiayaan keuangan mikro.
  4. Pengembangan model pembiayaan/keuangan mikro sebagai referensi dan sarana belajar dan studi banding bagi pihak yang memerlukan baik dari dalam negeri maupun internasional.